Home » Penyakit » Konstipasi, Si Penyebab Kanker Usus

Konstipasi, Si Penyebab Kanker Usus

Konstipasi, Si Penyebab Kanker Usus

Kanker usus banyak terjadi pada usia diatas 40 tahun. Anda dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kolon pada usia ini.

Salah satu penyebab kanker usus adalah menunda-nunda BAB (Buang Air Besar).

Karena dengan menunda BAB akan menyebabkan penyerapan air pada dinding usus. Hal ini akan membuat Anda menderita sembelit. Biasanya, orang yang susah BAB menggunakan obat pencahar.

Obat pencahar ini banyak jenisnya dan ditawarkan di pasaran dengan berbagai fungsinya, terutama untuk memeperlancar BAB. Proses obat ini terjadi dengan cara memacu kontraksi dinding-dinding usus agar terjadi kontraksi.

Tapi tahukah Anda jika menggunakan obat ini secara reguler dapat menyebabkan dinding usus rusak karena ‘dipaksa’ untuk melakukan konstraksi secara terus-menerus? Hal ini akan membuat konstipasi, dan justru akan memperburuk keadaan usus Anda.

Selain obat pencahar, minum alkohol juga dapat menjadi awal penyebab kanker usus. Mengapa? Karena saat di dalam usus, alkohol yang Anda minum akan berubah menjadi asetil aldehida yang dapat menyebabkan munculnya sel kanker dalam usus Anda.

Tidak hanya alkohol saja yang menyebabkan konstipasi Anda menjadi buruk. Minuman yang mengandung kafein juga dapat membuat BAB tidak lancar.


Kemudian perhatikan pula menu makanan Anda. Sebaiknya Anda tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak. Jenis-jenis makanan itu memang enak dan memanjakan lidah Anda. Tetapi makanan yang terlihat menggiurkan tersebut akan membuat konstipasi Anda tidak baik.

Makanan lemak dengan rantai yang panjang dapat membuat kontak antara asam empedu dan usus prosesnya akan memakan waktu yang lama. Asam empedu inilah yang dapat bersifat karsinogen. Dan karsinogen dapat memicu sel-sel kanker. Inilah sebabnya mengapa karsinogen disebut-sebut sebagai penyebab kanker usus.

Beberapa macam makanan yang memiliki zat besi tinggi, terutama dari zat besi hewani seperti daging sapi dan daging kambing dapat pula menjadi karsinogen ketika diolah dalam tubuh. Maka dari itu, berhati-hatilah Anda. Terapkan menu makanan sehat agar makanan yang Anda konsumsi bukan sebagai penyebab penyakit kanker usus.

Eh… sebentar. Sejak tadi saya ungkit-ungkit masalah konstipasi ya…mungkin diantara Anda ada yang tidak tahu apa itu konstipasi? Baiklah… sesuai judul di atas yaitu “Konstipasi, Penyebab Kanker Usus”, saya akan berikan penjelasan sedikit mengenai apa itu konstipasi.

Dalam kamus besar kodekteran yang disusun oleh dokter dan ahli di webMD menjelaskan bahwa konstipasi adalah pergerakan usus yang jarang dan sering tidak menyeluruh. Konstipasi merupakan kebalikan dari diare dan biasanya disebabkan oleh irritable bowel syndrome (IBS), divertikulosis dan medikasi.

Konstipasi juga dapat diartikan gejala susahnya BAB meliputi konsistensi tinja, frekuensi buang air besar dan kesulitan keluarnya tinja. Perjalanan tinja mengalami hambatan melalui kolon dan rektum. Konstipasi berbeda untuk orang dewasa. Orang dewasa organ-organnya sudah mengalami pertumbuhan dengan sempurna.

Karena itu, jika terjadi gerakan usus yang “muncul” hanya 3x dalam satu minggu disertai dengan jumlah yang sedikit, keras dan kering dapat dikatakan bahwa orang tersebut memiliki konstipasi yang buruk. Sebaliknya bagi anak-anak yang BAB dengan rentang waktu 2-3 hari, dengan tinja yang relatif lunak tanpa ada kesulitan, tidak dapat disebut konstipasi.

Beberapa gejala konstipasi yang buruk antara lain : tinja yang keras, mengejan saat defekasi, perasaan kurang puas setelah defekasi, defekasi hanya 2x atau kurang dalam seminggu. Jika terdapat 2 atau lebih gejala diatas selama 3 bulan, maka dipastikan Anda memiliki konstipasi yang buruk.

Dr. Heah Sicumin dari Pasific Colorestal Centre, Singapura menjelaskan bahwa kurang serat adalah biang utama dari sembelit. Upss… jangan telan mentah-mentah kalimat dari Dr. Sicumin itu ya. Kurang serat memang dapat menjadi sembelit. Tetapi bukan berati kita harus makan serat setiap harinya lho.

Bagaimana pun juga, tubuh memerlukan serat untuk proses pencernaan yang baik, tapi hal itu perlu diimbangi juga dengan makanan sehat dan mengkonsumsi air minum. Minumlah air putih matang minimal 2 liter dalam satu hari untuk mencegah sembelit.

Dalam tubuh sejumlah serat dan zat tepung akan berfregmentasi. Kedua zat ini yang terlah mengalami fragmentasi akan membentuk kotoran (bulk). Bulk ini akan membantu tubuh untuk melakukan konstraksi dengan mendorong otot usus membuang makanan yang telah dicerna tubuh.

Makanan yang telah dicerna itu akan dibuang melalui BAB. So, jangan Anda menganggap enteng terjadinya konstipasi. Sebab hal ini (penyebab tumor usus) dapat menjadi awal terbentuknya sel-sel kanker dalam tubuh Anda.

Kemudian dalam tinja juga terdapat racun akibat dari makanan yang dikonsumsi terbuat dari zat pengawet dengan kandungan tinggi serta zat pewarna. Anda dapat membayangkan kan, apa akibatnya jika racun-racun tersebut mengendap dalam tubuh?  Apalagi saat kita mengalami konstipasi. Akan bertambah lama racun-racun itu mengendap dalam tubuh. Dan inilah menjadi penyebab kanker usus, bertambah parah hari demi harinya.

Well, ingatlah bahwa penyakit kanker itu tidak terjadi sehari atau dua hari saja. Namun terakumulasi dalam beberapa tahun hingga puluhan tahun sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya. Dan sadarilah bahwa saat ini begitu banyak makanan yang dapat menjadi penyebab kanker usus. Maka dari itu, biasakanlah hidup sehat, okay?

(sumber gambar artikel penyebab kanker usus besar & pengertian kanker usus : sinarharapan.co)

Tentang Ismiy Retno

Yang Ini Jangan Sampai Lewat

Gejala Kanker Rahim : Pendarahan Abnormal Hingga Nyeri

Gejala Kanker Rahim : Pendarahan Abnormal Hingga Nyeri

Hanya satu dari seratus penderita kanker rahim yang dapat bertahan hidup. Mengapa? Karena seperti pada …

Konstipasi, Si Penyebab Kanker Usus


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konstipasi, Si Penyebab Kanker Usus