Home » Penyakit » Apa Sih Kanker Tulang Belakang? Mau Tahu Jawabannya? Baca di Sini

Apa Sih Kanker Tulang Belakang? Mau Tahu Jawabannya? Baca di Sini

Apa sih Kanker Tulang Belakang? Mau Tahu Jawabannya? Baca di Sini

Mari kita bahas penyakit kanker tulang belakang. Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan bagi kehidupan manusia.

Angka kematian yang di tunjukkan oleh penyakit ini selalu meningkat setiap tahunnya. Salah satunya adalah penyakit kanker tulang belakang.

Tapi, sebelum saya lanjutkan pembahasan mengenai kanker tulang belakang ini, tahukah Anda apakah kanker tulang belakang itu?

Pasti kebanyakan dari Anda tidak tahu apa itu kanker tulang kan? Beda dengan kanker hati. Hampir setiap orang tahu apa itu kanker hati, he..he..he..

Well, pada umumnya kanker tulang belakang jarang diderita oleh orang kebanyakan. Lebih banyak orang terkena metastatis daripada kanker tulang. Metastatis adalah sebaran dari sel-sel kanker primer ke bagian organ yang lain. Atau bisa kita sebut sebagai kanker sekunder. Masih ingat kan pembahasan kita tentang penyakit kanker?

Nah, tulang belakang kita terdiri atas 33 ruas tulang yang menjulur dari atas ke belakang. Ketigabelas tulang inilah yang menyokong tubuh kita sehingga kita mampu berdiri tegak. Di antara ruas-ruas tulang belakang itu terdapat semacam sendi yang kecil. Sendi-sendi ini membuat tubuh kita bisa bergerak dengan fleksibel.

Selain sendi-sendi yang mengubungkan ruas-ruas tulang belakang, terdapat pula ligamen yang menguatkan tulang belakang sekaligus membantu gerakan tubuh.


Ruas tulang belakang memiliki ukuran yang berbeda-beda. Tulang belakang yang dekat dengan kepala misalnya. Ia berukuran kecil sehingga dapat melakukan gerakan yang lebih bebas seperti memutar kepala atau melakukan anggukan kepala.

Sementara untuk tulang belakang bagian bawah cenderung lebih panjang dan kokoh agar bisa menyokong tubuh kita. Sekarang, bisa Anda bayangkan kan seperti apa kita jika tulang penyokong tubuh kita terkena sel-sel kanker ganas?

Ya… sedikit demi sedikit sel-sel kanker tersebut menggerogoti tulang belakang. Jika kanker tulang belakang tersebut bertambah parah, maka tulang belakang akan hancur sedikit demi sedikit sampai akhirnya kita tidak bisa berdiri tegak lagi.

Dan hal tersebut akan semakin parah ketika kanker tulang belakang itu menyerang sumsum tulang belakang. Penderita akan mengalami kelumpuhan, koma hingga akhirnya meninggal.

Eniwei, kanker tulang belakang primer akan lebih banyak ditemui pada anak-anak. Sementara untuk orang dewasa dan lanjut usia, biasanya lebih banyak menderita metastatis. Gejala awal yang dirasakan adalah rasa sakit di area tulang terlebih di malam hari.

Awalnya, penderita kanker tulang belakang tidak akan merasa terlalu sakit. Sehingga banyak dari mereka yang tidak terlalu menggubris “ciri ciri kanker tulang belakang” ini. Tapi bertambah hari, rasa sakit yang dirasakan akan semakin bertambah.

Pada beberapa kasus, terdapat benjolan karena sel kanker tumbuh dekat dengan kulit. Sebagian yang lain tidak nampak karena tumbuh dalam bagian dalam tubuh manusia.

Pada kanker tulang belakang, rasa nyeri berada pada daerah dimana sel kanker itu tumbuh. Rasa sakit itu semakin menjadi dan menekan saraf sehingga pada beberapa kasus dapat menimbulkan peradangan bagi penderitanya.

Jika terjadi tekanan pada saraf, maka penderita akan mengalami kesulitan dalam berjalan. Hal ini terjadi karena otak yang berfungsi untuk memerintahkan tubuh agar bergerak mengalami gangguan. Otak tidak mampu berkomunikasi dengan tulang kaki karena saraf pada tulang belakang sudah mengalami kerusakan.

Sumsum tulang belakang merupakan saraf pusat manusia. Jika kanker sudah mencapai pada sumsum tulang belakang (kanker sumsum tulang belakang), maka ia akan menyebabkan “sensor” pada tubuh berkurang. Kepekaan si penderita akan berkurang, terutama pada dunia luar.

Si penderita mungkin tidak bisa lagi melakukan gerakan refleks seperti menangkis jika ada yang melempar atau segera menjaga keseimbangan badan jika kita terjatuh.

Kepekaan yang berkurang juga terjadi pada kandung kemih manusia. Pada tahap tertentu, penderita tidak dapat mengontrol kandung kemih. Hal ini berakibat penderita sering mengompol karena tidak bisa mengontrol untuk menahan kandung kemih ketika sudah penuh. Keadaan ini biasa disebut dengan inkontinesia.

Gejala kanker tulang belakang paling akhir adalah kelumpuhan. Ketika perkembangan sel kanker semakin membesar sehingga merusak indungnya, tulang akan rusak dan tidak mampu menyokong lagi tubuhnya.

Bahkan karena sistem saraf juga terkena efek yang negatif, maka gerakan tubuh menjadi terbatas dan tidak dapat bergerak sama sekali. Sangat menakutkan bukan?

Oh iya… Anda masih ingat zat karsinogen kan? Zat ini merupakan “pupuk yang sempurna” bagi kanker. So, agar Anda tidak terkena penyakit kanker tulang belakang ini, tetaplah hidup sehat dengan makan makanan yang bergizi dan olah raga teratur.

Selain itu, pencegahan kanker tulang ini bisa Anda lakukan dengan konsumsi susu yang kadar kalsium cukup untuk tubuh. Jangan mengkonsumsi alkohol, rokok serta mengurangi konsumsi junk food, makanan yang mengandung lemak jenuh serta minuman bersoda.

Satu lagi… kanker tulang belakang beda dengan tumor tulang belakang ya? Anda bisa baca penjelasan saya tentang beda kanker dan tumor di sini. So, selalu berpikir positif dalam menjalani hidup Anda. Tetap semangat !!

(sumber gambar artikel gejala kanker sumsum tulang belakang : jasmineberbagi.blogspot.com)

Tentang Ismiy Retno

Yang Ini Jangan Sampai Lewat

Gejala Kanker Rahim : Pendarahan Abnormal Hingga Nyeri

Gejala Kanker Rahim : Pendarahan Abnormal Hingga Nyeri

Hanya satu dari seratus penderita kanker rahim yang dapat bertahan hidup. Mengapa? Karena seperti pada …

Kanker Tulang Belakang? Temukan Penjelasannya di Sini


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kanker Tulang Belakang? Temukan Penjelasannya di Sini