Home » Penyakit » Kanker Otak Stadium 4 : Awal Yang Merupakan Akhir

Kanker Otak Stadium 4 : Awal Yang Merupakan Akhir

Kanker Otak Stadium 4 : Awal Yang Merupakan AkhirSiapa yang dapat menyangka dan menduga dengan misteri alam.

Yap, saya menggunakan kata-kata misteri alam untuk orang yang baru mengetahui dirinya tervonis kanker otak stadium 4!

Karena penderita sering kali baru mengetahui dirinya terkena kanker setelah stadium lanjut.

Ini merupakan awal perjuangan Anda untuk melawan sel-sel kanker yang sudah berada di stadium akhir.

Berbeda dengan penderita kanker stadium awal yang memiliki metode pengobatan yang lebih mudah dan murah, sel kanker masih lemah sehingga dapat diobati dengan pengobatan yang sederhana.

Penderita kanker otak pada stadium 4 ini membutuhkan perawatan yang kompleks. Pertumbuhan sel kanker sudah jauh lebih ganas dan agresif lagi. Pada tahap ini pengobatan sulit dilakukan, tapi bukan berarti tidak dapat dilakukan.

Apapun kondisinya kita harus selalu berusaha hingga titik darah penghabisan bukan?

Baik dari segi volume maupun penyebaran sel kanker sudah mengalami metastatis ke organ yang lainnya. Sehingga sangat berbahaya jika langkah dalam pengobatan yang Anda lakukan salah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 50% kasus kanker otak stadium 4 berakhir dengan kematian.


Jadi, masih ada harapan hidup bukan? Walau prosentase sekecil apapun, pengobatan harus tetap diusahakan.

Okay, saya akan memberikan sebuah gambaran bagaimana seorang penderita kanker stadium 4 mempertahankan hidupnya. Sekedar untuk sharing informasi dari pengetahuan tentang kanker otak yang pernah saya baca.

Kanker otak pada stadium ini menunjukkan ciri dan gejala kanker otak yang lebih banyak dan parah. Penderita membutuhkan bantuan orang lain dalam melakukan segala aktivitas sehari-harinya.

Dukungan dari keluarga dan teman-teman terdekat menjadi nutrisi bagi jiwanya, yang membuat penderita lebih tahan mental menghadapi ketidakberdayaannya. Pengobatan srta perawatan yang dijalani bukan sesuatu yang mudah tapi sangat menyakitkan dari segi fisik dan psikis.

Gejala Kanker Otak Stadium 4

Gejala dan ciri kanker otak yang semakin parah. Secara umum gejala kanker otak yang terjadi antara lain sakit kepala akan semakin menjadi-jadi. Akibat dari sakit kepala yang kerap disertai igrain ini membuat penderita mengalami mual dan muntah.

Penglihatan mata sudah mulai kabur. Karena sel otak sudah membuat indera penglihatan ini mengalami gangguan, jadi penderita kurang bisa melihat dengan jelas.

Pada beberapa kasus penderita akan mengalami buta warna. Jika ditangani dengan baik, gangguan penglihatan ini dapat kembali setelah sembuh. Tapi dapat juga menjadi kerusakan yang permanen.

Tak hanya penglihatan, namun pendengaran juga makin parah. Pada anak-anak seringkali juga mengindikasi dengan gejala kepala membesar.

Karena otak yang terganggu secara keseluruhan, maka perintah-perintah otak yang disampaikan pun tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Anggota gerak mulai tidak menuruti perintah Anda.

Pada tahap ini penderita sangat memerlukan pendamping untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari. Tak hanya dukungan, tapi kesabaran dari keluarga dan teman juga sangat diperlukan.

Saat kanker otak stadium 4 ini hormon emosional yang dihasilkan oleh otak frontalis juga terganggu. Jadi secara sosial penderita akan mengalami gangguan. Penderita kanker otak tidak ingat siapa dirinya dan mulai lupa dengan orang-orang disekitarnya.

Pengobatan Kanker Otak Stadium 4

Saat kanker otak stadium 4 telah terdiagnosa segeralah menyusun rencana perawatan dengan lebih baik lagi. Tiga tindakan utama dalam melakukan pengobatan medis adalah operasi, kemoterapi dan radioterapi.

Tindakan operasi adalah langkah yang tepat untuk mengangkat sel-sel kanker. Namun karena sel-sel kanker berada dibawah tempurung kepala, tindakan ini cukup berbahaya.

Kemoterapi juga diwajib dilakukan untuk menghilangkan sel-sel kanker yang tidak bisa hilang melalui operasi. Jika penderita tidak rajin melakukan kemoterapi, maka sel kanker pada otaknya dapat berkembang lagi pasca operasi.

Sekalipun dinyatakan sembuh oleh dokter, bisa juga penderita mengalami kebutaan, tuli dan bahkan lumpuh secara permanen. Sangat ironis bukan?

Kemoterapi memang sangat menyakitkan, efek samping akibat kemoterapi dapat membuat penderita menjadi frustasi dan depresi. Saat ini keluarga lah yang menjadi  obat sesungguhnya untuk mendukung penderita kanker.

Selanjutnya yang terakhir adalah radioterapi. Penembakan sinar X ini pada sel-sel kanker bertujuan agar sel kanker yang tersisa dapat dibunuh dan tidak kembali berkembang lagi baik di otak atau diorgan lainnya.

Proses kemoterapi dan radiasi ini dilakukan melengkapi satu sama lain. Jika Anda mampu menyelesaikan proses tersebut secara tuntas maka Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Minimal Anda tidak akan menyesali diri karena Anda sudah berusaha untuk melakukan apa yang Anda bisa.

Kadang kala saat penderita sakit keluarga juga ikut tertular ‘sakit’. Karena kanker otak stadium 4 ini sangat menguras tenaga, pikiran dan materi bagi penderita dan keluarganya. Konsultasi dan terapi psikologi bisa diberikan pada penderita dan keluarga untuk menguatkan hati.

Bagi Anda yang saat ini sudah tervonis penyakit kanker otak stadium 4, jangan pantang menyerah. Seperti saya katakan diawal artikel ini. Ini merupakan awal perjuangan Anda. Tetap semangat!

(sumber gambar : www.canadianpharmacymeds.com)

Tentang Om Nip-Nip

Yang Ini Jangan Sampai Lewat

Radiasi dan Zat Kimia, Sang Penyebab Kanker Darah

Radiasi dan Zat Kimia, Sang Penyebab Kanker Darah

Kanker darah merupakan penyakit kanker dimana salah satu neoplasma memiliki sifat ganas yang berasal dari …

Kanker Otak Stadium 4 : Awal Yang Merupakan Akhir


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kanker Otak Stadium 4 : Awal Yang Merupakan Akhir