Home » Penyakit » Khusus Bagi Perokok Berat : Waspadai Gejala Kanker Paru-Paru

Khusus Bagi Perokok Berat : Waspadai Gejala Kanker Paru-Paru

Khusus Bagi Perokok Berat : Waspadai Gejala Kanker Paru-Paru

Tahukah Anda, sebuah rokok dapat mengandung 60 macam zat karsinogen?

Rokok adalah “senjata pembunuh utama” dan “pemberi” kontribusi paling besar terjadinya sel kanker dalam saluran pernafasan.

Kalimat saya mungkin terkesan lebay… tapi begitulah adanya. Oleh karena itu, jika Anda perokok berat, Anda harus waspadai gejala kanker paru-paru. Apa itu kanker paru-paru?

Kanker paru-paru adalah kanker yang tumbuh dari salah satu jenis sel yang ada di dalam saluran nafas sebagai sel yang abnormal dan tidak terkontrol. Sel kanker yang tumbuh dan berkembang menjadi sel yang ganas dalam paru-paru ini disebut karsinoma bronkus.

Dari berbagai macam kanker paru-paru, yang paling banyak ditemukan adalah karsinoma sel sisik, karsinoma sel kecil, adekarsinoma dan karsinoma sel besar.

Keempat macam kanker paru-paru tersebut memiliki kaitan yang erat dengan kebiasaan merokok. Nah, bagi Anda perokok akut, hati-hati saja… Sebaiknya hentikan kebiasan Anda merokok itu sekarang juga.

Dulu, menurut sejarah, kanker paru-paru jarang ditemukan sebelum adanya kebiasaan merokok. Awal abad 1900-an terdapat kajian ditemukannya penderita kanker paru-paru yang semakin meningkat. Pada tahun 1929, dokter Fritz Lickint dari Jerman akhirnya menemukan korelasi yang cukup kuat anatara kebiasaan merokok dengan kanker paru-paru.


Hal itu menimbulkan kampanye agresif untuk melakukan gerakan anti rokok. Dan sampai saat inipun, gerakan anti rokok masih dilakukan, tapi ternyata hal itu tidak cukup membuat jera perokok.

Suatu penelitian yang dijelaskan oleh Dr. Setiawan Dalimatra dalam bukunya yang berjudul “Deteksi Dini Kanker dan Simplisia Antikanker” menyebutkan bahwa perokok yang akut menyumbang 80% dari seluruh populasi penderita kanker paru-paru.

Kanker paru-paru ini lebih banyak menyerang kaum laki-laki. Latar belakang budaya terutama budaya Asia menganggap wanita tabu sebagai perokok. Sehingga perokok aktif lebih banyak terjadi pada kaum laki-laki. So, potensi terkena kanker paru-paru pada laki-laki 3 kali lebih besar dari pada wanita.

Gejala awal kanker paru-paru ini adalah batuk. Hampir 80% penderita kanker akan mengalami batuk-batuk yang disebabkan oleh bronchitis menahun. Gejala batuk ini sampai pada batuk yang mengeluarkan darah. Ini hampir mirip dengan batuk pada penyakit paru-paru yang lain.

Tetapi perlu Anda ketahui, TBC merupakan sejenis penyakit yang memiliki gejala yang sama, yaitu batuk dengan mengeluarkan darah. Hal ini membuat gejala kanker paru-paru ini seringkali disalahpersepsikan sebagai penyakit lain.

Ciri khas lain yang terjadi dalam gejala kanker paru-paru ini adalah penderita akan mengalami serangan sesak nafas. Sel-sel kanker yang tumbuh dalam saluran nafas akan menyebabkan penyumbatan dan si perokok kesulitan bernafas. Penyumbatan ini dapat menyebabkan akumulasi sekret dibelakang sumbatan dan menyebabkan terjadinya pneumia.

Lebih umum lagi, gejala kanker paru-paru mengindikasikan adanya kelelahan yang berlebihan, nafsu makan menurun diikuti dengan menurunnya berat badan. Penderita kanker paru-paru juga akan mengalami nyeri pada bagian dada.

Dalam beberapa kasus kanker paru-paru, penderita merasakan kesulitan menelan karena kerongkongan sudah mulai tidak dapat berfungsi secara sempurna. Pada fase ini, penderita tidak diperbolehkan menelan apapun, baik benda padat maupun benda cair.

Mengapa? Karena dengan menelan bisa jadi benda yang masuk tidak bisa ditelan. Benda itu akan menyumbat pernafasan dan dapat menyebabkan penderita kesulitan bernafas. Yang terparah, bisa berakibat kepada kematian karena ketidakmampuan bernafas si penderita.

Pada kasus yang lebih serius lagi, gejala kanker paru-paru yang dapat juga muncul adalah sindrom horner, yaitu jatuhnya kelopak mata dan pupil karena ketidakstabilan hormon antidiretik yang menginvasi sistem saraf simpatik.

Selain sindrom horner, kerusakan yang terkait dalam sistem simpatik akibat kanker paru paru adalah terjadinya kerusakan pleksus brakhialis (jaringan saraf yang memberi pesan dari tulang belakang ke organ tulang tubuh seperti pundak, lengan, dan tengan).

Umumnya, kanker paru-paru merupakan kanker primer yang memiliki penyebaran di tubuh penderitanya. Lokasi kanker sekunder ini antara lain tulang, otak, kelenjar adrenal, paru sebelahnya, perikardinum, ginjal dan otak.

Sebagai tindakan pencegahan, Anda bisa melakukan deteksi sejak dini, tentu saja dengan biaya yang tidak sedikit. Karena itulah banyak orang yamg tidak mampu dan akhirnya tidak mau melakukannya. Deteksi dini dapat Anda lakukan 6 bulan sekali melalui pemeriksaan dahak, tomografi komputer (CT scan) dan foto rontgen di dada.

Penegakkan diagnosa dapat dilakukan dengan biopsi (pengambilan jaringan dalam tubuh untuk pemeriksaan di laboratorium) yang biasa dilakukan dengan prosedur bronskopi (tindakan medis untuk melakukan visualisasi pada trakea dan bronkus) atau dipandu dengan CT scan.

Pengobatan yang diberikan tergantung pada kondisi fisik penderita, tipe kanker dan tingkat stadium. Beberapa pengobatan yang diberikan antara lain operasi, radioterapi, kemoterapi dan perawatan paliatif. Namun, pengobatan yang ada selama ini dirasa belum memuaskan, sehingga menyebabkan tingginya angka kematian.

Walaupun banyak perokok umumnya merupakan kaum laki-laki, tetapi wanita juga perlu waspada dan mengetahui apa saja ciri ciri kanker paru paru. Dan berita buruknya, akhir-akhir ini jumlah wanita perokok meningkat. Mungkin ada di antara Anda? Kalau iya, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok Anda sekarang juga.

Selain bisa merugikan kesehatan Anda, dampak bagi perokok pasif pun memiliki potensi yang sama dengan perokok aktif. Sayang kan jika keluarga Anda tiba-tiba terkena gejala kanker paru-paru?

Hidup sehat itu hidup tanpa rokok. Hidup itu menyenangkan jika Anda sehat, benar kan?

(sumber gambar atikel gejala kanker paru-paru : openhealthcenter.com)

Tentang Ismiy Retno

Yang Ini Jangan Sampai Lewat

Gejala Kanker Rahim : Pendarahan Abnormal Hingga Nyeri

Gejala Kanker Rahim : Pendarahan Abnormal Hingga Nyeri

Hanya satu dari seratus penderita kanker rahim yang dapat bertahan hidup. Mengapa? Karena seperti pada …

Khusus Perokok Berat : Waspadai Gejala Kanker Paru-Paru


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Khusus Perokok Berat : Waspadai Gejala Kanker Paru-Paru