Home » Penyakit » Gangguan Pencernaan? Waspada !! Bisa Jadi Itu Gejala Kanker Lambung

Gangguan Pencernaan? Waspada !! Bisa Jadi Itu Gejala Kanker Lambung

Gangguan Pencernaan? Waspada !! Bisa Jadi Itu Gejala Kanker Lambung

Kanker lambung merupakan penyakit dalam dimana terjadi pertumbuhan sel secara abnormal dan tidak terkendali dalam lambung.

Awal gejala kanker lambung seringkali di tandai dengan gangguan pencernaan.

Fatalnya, gangguan pencernaan ini sering dialami oleh manusia sehingga mereka tidak menyadari kalau gejala tersebut bisa jadi gejala kanker lambung, yang juga disebut sebagai gastric cancer.

Sampai suatu ketika kanker itu sudah berkembang dan berada pada stadium lanjut, barulah mereka sadar. Sebelum itu terjadi, mari kita “pelajari” fungsi lambung dan gangguan-gangguannya sehingga Anda tahu seperti gejala kanker lambung dan seperti gejala gangguan perut biasa.

Well… penyebab kanker lambung ini diawali dari kebiasaan mengkonsumsi makanan yang diasinkan dan diasap terlalu banyak, jarang konsumsi buah-buahan serta infeksi dan radang yang akut.

Sebanyak 70% orang yang menderita kanker lambung memiliki gejala kembung di awal masa inkubasi sel-sel abnormal dalam tubuh kita.

Biasanya kembung ini muncul baik saat Anda sedang beristirahat maupun saat beraktivitas. Gejala lain yang dirasakan adalah rasa panas pada lambung yang biasa disebut dengan refluks asam lambung. Setelah minum obat, nyeri di perut ini akan menghilang tetapi nanti akan datang lagi. Gejala ini dapat terjadi setelah makan.


Kemudian gejala kanker lambung lainnya adalah dispepsia, sejenis penyakit lambung dimana penderitanya akan merasakan rasa sakit dan tidak nyaman pada perut bagian atas. Gejala ini umum terjadi akibat naiknya asam lambung atau radang dalam lambung.

Kondisi ini membuat banyak orang (bahkan dokter yang mendiagnosis) mengira bahwa hal itu terjadi karena radang perut atau akibat asam lambung yang meningkat. Padahal ini merupakan salah satu gejala kanker lambung.

Selain itu, pertumbuhan sel kanker akan membuah perut terasa penuh. Penderita akan kehilangan nafsu makan sehingga berat badan akan turun secara drastis. Jika penurunan berat badan ini terjadi bukan karena diet yang Anda lakukan, maka Anda patut curiga.

Rasa mual-mual seringkali terjadi pada lambung Anda. Padahal Anda tidak alergi apa-apa atau tidak mengalami morning sick bagi ibu yang sedang hamil. Mual-mual ini seringkali terjadi dan terkadang disertai dengan muntahan, terkadang juga tidak.

Jika muntahan Anda disertai dengan darah, dapat diindikasikan bahwa kanker lambung sudah berada pada tingkat lanjut. Kanker lambung yang telah tumbuh dengan ganas biasanya juga mengganggu sistem pembuangan.

Pencernaan yang dihinggapi parasit ini mulai kehilangan fungsinya sebagai penyerap sari makanan. BAB yang keluar dari tubuh berwarna hitam, biasanya juga disertai pendarahan.

Kondisi ini menjadi pengecualian untuk Anda yang mengkonsumsi obat agen bismut. Karena efek dari meminum obat ini, feces yang dibuang akan berwarna hitam. Kondisi feces hitam ini dalam dunia medis sering disebut melena.

Gejala lain dari kanker lambung yang mempengaruhi pencernaan Anda adalah sakit perut dan gejala periotonitis. Beberapa kasus menyebutkan penderita kanker lambung akan mengalami diare atau sebaliknya, sembelit.

Kemudian tukak lambung. Anda tahu tukak lambung? Tukak lambung adalah salah satu jenis penyakit yang terjadi di lambung. Jika sakit ini tidak segera hilang setelah penderita meminum obat untuk ulkus atau gejala tungkak lambung ini disertai dengan penurunan berat badan, maka dapat dicurigai bahwa ini adalah gejala kanker lambung.

Bau mulut merupakan akumulasi dari aktivitas dalam lambung dan kondisi mulut itu sendiri. Pernahkah Anda merasakan bau mulut yang tidak enak pada orang puasa? Yap, baunya tidak enak itu karena aktivitas dalam lambung tidak berjalan.

Bau mulut ini memiliki prosentase hampir 90% sebagai gejala kanker lambung. Untuk itu, telah dikembangkan sebuah alat yang bisa mengetes nafas seseorang melalui sensor nanomaterial untuk menganalisis zat kimia apa saja yang dikeluarkan dari bau mulut sehingga ciri ciri kanker lambung bisa diketahui dengan cepat.

Metode tes ini dinamakan sebagai discriminant factor analysis (DFA) atau pengenalan faktor diskriminan. Proses kerjanya dengan menggunakan sensor yang terkandung materi nanomaterial mirkroskopik. Hasilnya akan mendeteksi ada atau tidaknya partikel biomarker dari nafas Anda.

DFA ini merupakan salah satu alternatif yang dapat Anda lakukan untuk mendiagnosa kanker lambung. Dari segi biaya lebih murah, jika Anda bandingkan dengan endoskopi. Oh iya… Anda tahu endoskopi kan? Bagi Anda yang belum tahu endoskopi, saya akan berikan penjelasan yang ringkas.

Sistem endoskopi merupakan salah satu metode yang dapat Anda lakukan untuk memeriksakkan gejala-gejala yang Anda rasakan. Kelebihan metode ini adalah memungkinkan dokter bisa melihat lambung secara langsung. Dokter dapat melihat pertumbuhan bakteri pylori dalam lambung, apakah berkembang secara normal atau tidak.

Melalui endoskopi Anda juga bisa mengambil contoh jaringan untuk pemeriksaan secara mikroskopis. Dari mikroskoptersebut, dapat dilihat apakah terdapat sel abnormal atau tidak di dalam lambung Anda.

Dari pusat penelitian di Cancer Reasearch Amerika, menerangkan bahwa hanya satu dari lima penderita kanker lambung yang mau melakukan pengobatan dengan tindakan operasi. Sisanya datang terlambat sehingga penyakit kanker yang mereka derita semakin sulit untuk diobati.

So, seperti biasa, deteksi dini gejala kanker lambung dapat membantu Anda untuk meningkatkan harapan hidup walaupun Anda terkena penyakit kanker lambung. Jadi, apapun gangguan yang terjadi pada lambung Anda, periksalah. Jangan anggap sepele gejala apaun yang terjadi. Keep survive guys…

(sumber gambar artikel gejala penyakit kanker lambung : kompas.com)

Tentang Ismiy Retno

Yang Ini Jangan Sampai Lewat

Gejala Kanker Rahim : Pendarahan Abnormal Hingga Nyeri

Gejala Kanker Rahim : Pendarahan Abnormal Hingga Nyeri

Hanya satu dari seratus penderita kanker rahim yang dapat bertahan hidup. Mengapa? Karena seperti pada …

Gejala Kanker Lambung : Diare Hingga Nafas Bau


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gejala Kanker Lambung : Diare Hingga Nafas Bau