Home » Diet » Diet Tinggi Protein, Diet Pembentuk Tubuh (Ssst.. Ada Efek Sampingnya Juga Lho)

Diet Tinggi Protein, Diet Pembentuk Tubuh (Ssst.. Ada Efek Sampingnya Juga Lho)

Diet Tinggi Protein ImageDiet tinggi protein, akhir akhir ini menjadi trend terutama bagi mereka yang menginginkan untuk menurunkan berat badannya sekaligus membentuk tubuhnya menjadi lebih atletis. Diet tinggi protein memang dipercaya dapat menurunkan berat badan sekaligus untuk mendapatkan bentuk badan bagus. Tapi, bagaimana caranya?

Jenis diet yang satu ini berarti Anda harus menghilangkan karbohidrat dari makanan Anda. yups, betul! Dengan diet tinggi protein ini Anda hanya akan makan makanan yang mengandung protein saja.

Namun demikian, diet ini hanya disarankan berlaku jangka pendek saja. Hanya 4 sampai 6 bulan saja. Karena jika Anda mengonsumsi protein terus terusan tanpa asupan nutrisi yang lain akan dapat membahayakan kesehatan terutama kesehatan jantung dan ginjal Anda.

Walaupun bernama “diet tinggi protein”, bukan berarti semua makanan berprotein tinggi boleh Anda konsumsi. Anda juga perlu melihat pada efek samping lain yang dapat timbul dari makanan makanan tertentu. Lalu, makanan apa yang boleh dikonsumsi selama diet tinggi  protein?

Yang boleh Anda makan

Ikan. Ikan terkenal sebagai makanan kaya protein. Ikan juga memiliki kadar lemak yang rendah jika dibandingkan dengan daging daging lain yang sarat dengan lemak, terutama pada bagian tertentu. Meskipun pada beberapa ikan seperti tuna dan salmon dikenal memiliki kandungan lemak atau minyak yang cukup tinggi, Anda tidak perlu khawatir karena lemaknya aman untuk Anda konsumsi karena dia termasuk ke dalam lemak tak jenuh.

Bahkan lemak ini sangat baik untuk kesehatan jantung Anda, berbeda dengan lemak jenuh yang sangat beresiko untuk kesehatan jantung Anda.

Telur. Terutama yang bagian putih telur terkenal memiliki kandungan protein yang tinggi. Ini berbeda bagian kuningnya yang mengandung kolesterol. Jadi, pilihlah untuk mengonsumsi putih telurnya saja.


Ayam dan Unggas. Kedua jenis protein hewani ini memiliki lemak yang lebih sedikit daripada daging merah atau daging sapi. Walau demikian, sebaiknya Anda memilih bagian dadanya saja dan hindari makan bagian kulitnya karena di sana ada banyak kolesterol yang tidak baik bagi Anda.

Kedelai. Tahu dan tempe termasuk sumber protein nabati yang baik untuk Anda. bahkan dengan mengonsumsi 25 gram kedelai dalam per harinya, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol Anda.

Produk olahan susu. Produk olahan ini ada keju, yoghurt, dan susu. Pilihlah yang rendah lemak agar tidak menambah jumlah kalori Anda.

Untuk daging, ayam, dan unggas, sebaiknya Anda memilih yang masih segar. Ini dikarenakan pada sebagian produk olahan maupun daging kemasan yang dijual di swalayan terdapat tambahan zat pengawet yang tentunya ini sangat tidak menyehatkan Anda.

Selain produk protein hewani di atas, Anda juga bisa mengonsumsi sayuran yang mengandung protein. Bonus lainnya, sayuran juga akan memberikan kecukupan terhadap kebutuhan vitamin dan nutrisi Anda, juga serat. Brokoli, daun selada,dan  bayam, adalah beberapa sayuran yang bisa Anda konsumsi selama diet tinggi kalori ini.

Selain asupan protein, untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diidamkan Anda juga memerlukan latihan fisik. Para atlet binaraga biasanya rutin mengonsumsi makanan tertentu sebelum mereka latihan beban, setelah latihan, dan makanan yang mendukung pembentukan dan pemeliharaan massa otot mereka.

Informasi lainnya, asupan protein pada tubuh memang membantu Anda untuk membentuk dan merawat massa otot yang sudah terbentuk. Namun demikian, ketika tubuh membutuhkan asupan karbohidrat untuk sumber tenaga tidak ada dari makanan yang Anda konsumsi, maka dia akan mengambil dari protein Anda.

kekurangan asupan serat dan karbohidrat dapat membuat Anda mengalami sembelit dan pada jangka panjang dapat mengakibatkan masalah pada usus.

Diet tinggi protein pun juga tidak disarankan bagi Anda yang mempunyai masalah kesehatan dengan jantung, ginjal, dan liver karena dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda. sebaiknya, Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan diet ini.

(sumber gambar : bbcgoodfood.com)

Tentang Admin 01

Yang Ini Jangan Sampai Lewat

Susu WRP Diet Image

Susu WRP Diet Body Shape Energetic: Energi Tetep Oke Sekalipun Sedang Diet

Setelah sebelumnya membahas Susu diet WRP Body Shape Balance, sekarang kita beralih pada susu WRP …

Diet Tinggi Protein, Diet Pembentuk Tubuh (Ssst.. Ada Efek Sampingnya Juga Lho)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Diet Tinggi Protein, Diet Pembentuk Tubuh (Ssst.. Ada Efek Sampingnya Juga Lho)