Home » Diet » Diet Ibu Hamil, Apakah Aman Untuk Dilakukan?

Diet Ibu Hamil, Apakah Aman Untuk Dilakukan?

Diet Ibu Hamil, Apakah Aman Untuk Dilakukan?

Kehamilan adalah sesuatu hal yang paling ditunggu-tunggu. Banyak persiapan yang dilakukan sambil menunggu lahirnya si bayi.

Salah satu diantaranya adalah asupan nutrisi bagi tumbuh kembangnya selama di dalam kandungan.

Katanya, diet ibu hamil adalah salah satu cara efektif untuk membantu asupan nutrisi untuk ibu dan janin. Namun apakah hal itu benar adanya? Sebelum Anda menyimpulkan tentang baik tidaknya diet bagi ibu hamil, hendaknya Anda meneliti definisi diet itu sendiri.

Mengapa harus paham mengenai definisi diet? Karena hal ini akan membawa Anda kepada tolok ukur yang jelas dan pembatasan bahasan. Nah, apa itu diet?

Diet menurut kamus besar bahasa Indonesia berarti makanan khusus untuk kesehatan dan biasanya atas petunjuk dokter. Jadi apabila diet dimaknai sebagai pembatasan porsi makan, berarti diet ibu hamil sangat tidak disarankan untuk dilakukan. Jelas, karena hal ini dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya.

Bagaimana pun juga, janin di dalam kandungan belum bisa mendapatkan makanannya sendiri. Dia sangat bergantung kepada sang ibu. Jika porsi makanan sehat tersebut dikurangi, berarti akan ada yang dikorbankan salah satu dari keduanya, atau bahkan dua-duanya.

Apa akibatnya? Janin yang kekurangan asupan gizi selama dalam kandungan dapat menyebabkannya lahir prematur (kurang dari 37 minggu).


Selain itu, akan membuat massa tubuh bayi rendah. Resiko lahir dengan kondisi organ dalam lemah, keterbelakangan mental dan cacat fisik adalah adalah resiko yang disebabkan karena janin tidak mendapatkan asupan gizi cukup dan seimbang.

Lalu bagi ibu, membatasi makanan akan menyebabkannya penurunan berat badan, persalinan yang sulit (bahkan harus lewat operasi caesar), serta pendarahan setelah persalinan. Selain itu, selama hamil sang ibu akan sering terserang pusing, mual, mudah lelah, tulang keropos bahkan pingsan.

Itu jika Anda mengartikan diet adalah membatasi makanan. Namun jika Anda mengartikan diet sebagai suatu upaya pengaturan pola makan agar lebih terkontrol dengan tetap menjaga asupan gizi tanpa mengurangi jumlahnya, berarti diet ibu hamil menjadi sesuatu yang direkomendasikan selama hamil. Sekarang Anda paham apa hakikat dari diet pada ibu hamil?

Well, selama Anda hamil, Anda perlu memperhatikan hal-hal yang disarankan dan hal-hal yang perlu Anda hindari. Hal ini demi kesehatan dan keselamatan Anda juga janin. Terutama makanan yang Anda konsumsi. Di sinilah peran diet ibu hamil.

Berhasil tidaknya diet ibu hamil, tergantung dari Anda. Disiplin dan teratur adalah kuncinya. Nah, ada beberapa makanan yang disarankan untuk Anda konsumsi selama Anda menjalankan diet ibu hamil.

  1. Pisang
    Pisang dapat mengurangi mual.
  2. Bayam
    Asam folat yang terkandug di dalamnya untuk mencegah cacat tabung saraf (cacat lahir pada otak dan sumsum tulang belakang).
  3. Telur
    Kandungan kolin dalam kuning telur adalah nutrisi yang berperan dalam perkembangan otak janin.
  4. Brokoli
    Brokoli mengandung asam folat yang berfungsi mencegah bayi lahir cacat, regenerasi sel tubuh rusak serta membentuk sel darah merah yang sehat.
  5. Minyak Ikan
    Lemak ikan laut kaya dengan asam lemak omega 3 yang baik untuk jantung dan menguatkan kesehatan otak.
  6. Alpukat
    Alpukat dapat membantu Anda mengurangi morning sickness dan membantu pertumbuhan otak dan pertumbuhan jaringan janin.

Jika tadi Anda sudah mengetahui beberapa makanan diet untuk ibu hamil yang dapat Anda konsumsi selama menjalankan diet untuk ibu hamil, sekarang saatnya Anda mengetahui beberapa pantangan yang perlu Anda hindari :

  1. Seafood yang Mengandung Merkuri
    Beberapa seafood memiliki kandungan merkuri. Dan sudah sepatutnya Anda hindari karena dapat mengganggu perkembangan otak dan sistem saraf janin yang sedang tumbuh. Di antara seafood yang mengandung merkuri tinggi adalah ikan hiu, tilefish dan mackerel.
  2. Alkohol
    Dalam kondisi apa pun, konsumsi alkohol tidaklah dianjurkan, terlebih saat kehamilan. Alkohol dapat merampas nutrisi yang dibutuhkan oleh sel tubuh dan juga merampas oksigen. Selain itu alkohol juga mencegah janin tumbuh normal. Alkohol juga mempengaruhi kemampuan intelektual dan pertumbuhan fisik.
  3. Sayuran Mentah
    Bagi Anda yang menyukai lalapan, sebaiknya tahan dulu. Lalapan (yang notabenenya adalah sayuran mentah) tidak baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, apalagi ibu hamil muda.
  4. Daging Mentah
    Daging mentah sangat mungkin mengandung banyak bakteri, parasit, dan virus. Beberapa di antaranya dapat menyebabkan keguguran, lahir mati, dan masalah kesehatan serius lainnya.
  5. Kafein
    Konsumsi kafein dapat meningkatkan resiko keguguran, bayi lahir dengan berat yang rendah dan lahir mati. Minuman yang mengandung kafein di antaranya adalah kopi, teh, dan softdrink.

Ekstra berhati-hati, begitulah sikap yang biasanya ibu hamil lakukan. Tidak hanya dalam hal makanan dan dalam hal mengetahui cara diet ibu hamil saja. Dalam beraktivitas pun juga demikian.

Dan bagi Anda yang memiliki penyakit anemia, hipertensi, diabetes dan yang lainnya, diet ibu hamil biasa tidaklah cukup. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan saran dan tips ibu hamil yang lebih akurat dan terpercaya, okay? Selamat mencoba diet sehat ibu hamil…

(sumber gamar artikel diet ibu hamil : gillettenutrition.com)

Tentang Ismiy Retno

Yang Ini Jangan Sampai Lewat

Susu WRP Diet Image

Susu WRP Diet Body Shape Energetic: Energi Tetep Oke Sekalipun Sedang Diet

Setelah sebelumnya membahas Susu diet WRP Body Shape Balance, sekarang kita beralih pada susu WRP …

Diet Ibu Hamil, Apakah Aman Untuk Dilakukan?


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Diet Ibu Hamil, Apakah Aman Untuk Dilakukan?