Home » Diet » Diet Garam dan Diet Hipertensi : Lakukan Sedini Mungkin !!

Diet Garam dan Diet Hipertensi : Lakukan Sedini Mungkin !!

Diet Garam dan Diet Hipertensi : Lakukan Sedini Mungkin !!

Anda tahu apa itu diet garam? Diet garam itu sama dengan diet hipertensi. Maksudnya, Anda harus mengurangi konsumsi garam dalam masakan yang Anda konsumsi.

Selain diet hipertensi, Anda juga dapat mengartikan diet garam sebagai dietmayo, yang juga menjadikan garam sebagai pantangan untuk di konsumsi selama menjalankan diet 13 hari. Lebih dikenalnya diet 13 hari tanpa garam.

Well, garam memang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan natrium di dalamnya akan membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu, natrium juga bermanfaat bagi peningkatan dan membantu kerja otak.

Jika kekurangan garam, seseorang akan beresiko terkena penyakit gondok. Lebih dari itu, ternyata garam juga memiliki manfaat kesehatan yang lain, seperti obat kumur, mengobati cantangen, mengatasi jerawat, mengobati sakit gigi, menghaluskan kulit sampai untuk menghilangkan rasa pegal pada tubuh.

Hanya saja dibalik manfaat bagi kesehatan dan tentunya membuat masakan terasa sedap, jika Anda terlalu banyak mengkonsumsinya, garam akan membuat Anda akan terancam berbagai macam penyakit berbahaya. Dan biasanya, penyakit-penyakit tersebut baru dapat dideteksi setelah waktu sekian lama.

Lalu, bagaimana cara menghindarinya? Anda perlu untuk mengurangi konsumsi garam dalam pola makan sehari-hari Anda. Bahkan, jika perlu Anda menghindarinya dengan cara diet garam. Ganti makanan Anda dengan makanan segar dan hindari makanan olahan atau makanan cepat saji.

Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan rempah dan bumbu dapur lain sebagai pengganti garam. Kemudian saat melakukan diet garam, Anda dituntut untuk mengganti cemilan Anda dengan buah segar. Jadi makanan ringan berupa kacang asin, cracker, maupun makanan instan lainnya harus Anda hindari.


Setelah itu, konsumsi makanan yang mengandung potassium seperti kismis dan kentang rebus. Khusus bagi Anda yang menderita hipertensi, Anda dapat mengonsumsi pisang, alpukat, yoghurt rendah lemak dan kurma. Makanan-makanan tersebut kaya akan kandungan kalium yang akan membuat badan Anda tidak lemas.

Eniwei, jika Anda ingin membuat cemilan diet sendiri, tidak mengapa asalkan tidak mengandung garam yang berlebih. Anda juga bisa menggunakan garam diet. Tapi sekali lagi, saat Anda melakukan diet tanpa garam, usahakan Anda tetap memakan camilan yang segar, yaitu buah.

Untuk pencegahan, hendaknya kadar garam untuk konsumsi anak-anak Anda dibatasi sedini mungkin. Bagaimana caranya? Sederhana. Ketika Anda memasak, jangan terlalu banyak menggunakan garam. Jadi Anda sengaja untuk membuat masakan Anda sedikit hambar.

Hal ini perlu dilakukan karena dengan bertambahnya usia anak-anak Anda, konsumsi garam mereka akan ikut bertambah. Jika sedari mereka kecil Anda sudah memberikan garam dalam jumlah kecil, maka saat mereka bertambah dewasa, jumlah yang sedikit tadi akan berubah menjadi cukup… tidak terlalu banyak.

Nah, sebagai penutup, ada beberapa penyakit yang bisa mengancam Anda jika Anda terlalu berlebihan mengkonsumsi garam.

  1. Penyakit Kardiovaskular
    Penyakit kardiovaskular dapat juga disebut dengan gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Ini terjadi karena adanya penyempitan/mengecilnya pembuluh arteri sebagai akibat dari masuknya cairan tubuh ke pembuluh tersebut. Kerja jantung pun akhirnya meningkat karena kuatnya tekanan untuk memompa darah. Jika hal ini terus terjadi, akan meningkatkan resiko serangan jantung. Hanya saja penyebab penyakit ini bukan hanya karena kelebihan garam. Namun juga kolesterol. Jadi selain diet garam, Anda juga perlu diet kolesterol.
  2. Hipertensi
    Menumpuknya garam dalam waktu bertahun-tahun dapat meningkatkan tekanan darah karena garam dalam sel-sel otot pada dinding arteri mengalami peningkatan. Kadar garam yang tinggi memudahkan masuknya kalsium pada sel-sel tersebut sehingga menyebabkan dinding arteri berkontraksi dan lingkar dalamnya mengalami penyempitan. Darah yang ingin melewatinya akhirnya perlu dipompa dengan tekanan yang lebih kuat dibandingkan pada bagian bagian yang tidak mengalami penyempitan. Tekanan darah yang tinggi inilah yang disebut dengan hipertensi.
  3. Gangguan Sistem Pencernaan
  4. Osteoporosis
    Kelebihan garam akan menghambat penyerapan kalsium dan inilah salah satu sebab yang menjadikan seseorang terkena osteoporosis.
  5. Meningkatnya Sekresi Empedu
  6. Pembengkakan Jantung

Cukup banyak dan “menakutkan” kan penyakit yang bakal Anda “derita” jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi garam? Maka dari itu, hindari terkena penyakit di atas dengan sesegera mungkin melakukan diet garam. Kurangi konsumsi garam bagi anak Anda dan jaga penggunaan garam Anda.

(sumber gambar artikel diet garam 13 hari dan diet garam : watchfit.com)

Tentang Ismiy Retno

Yang Ini Jangan Sampai Lewat

Susu WRP Diet Image

Susu WRP Diet Body Shape Energetic: Energi Tetep Oke Sekalipun Sedang Diet

Setelah sebelumnya membahas Susu diet WRP Body Shape Balance, sekarang kita beralih pada susu WRP …

Diet Garam dan Diet Hipertensi : Lakukan Sedini Mungkin !!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Diet Garam dan Diet Hipertensi : Lakukan Sedini Mungkin !!