Home » Obat Herbal » Daun Sirsak Untuk Kanker : Manjur atau Opini Belaka?

Daun Sirsak Untuk Kanker : Manjur atau Opini Belaka?

Daun Sirsak Untuk Kanker : Manjur atau Opini Belaka?

Beberapa waktu yang lalu daun sirsak sedang “panas” menjadi perbincangan di beberapa kalangan.

Banyak yang menyebutkan bahwa daun sirsak untuk penyakit kanker terbukti manjur. “Sirsak obat kanker”… begitu kira-kira opininya.

Kemudian orang-orang pun berbondong-bondong untuk mengkonsumsi ekstrak daun sirsak plus buahnya karena selain manfaat daun sirsak untuk kanker dikatakan manjur, juga bisa untuk pengobatan dan pencegahan terhadap banyak penyakit lainnya.

Tapi apakah benar khasiat daun sirsak untuk kanker terbukti secara klinis? Benarkah daun sirsak bisa mengobati penyakit lainnya juga? Mari kita kupas dengan seksama “kisah” daun sirsak untuk kanker.

Sirsak atau graviola berasal dari hutan hujan Amazon. Annoca muricata adalah nama latinnya. Pada buah ini terdapat zat aktif yang disebut acetogenins annonaceous.

Banyak orang di Afrika dan Amerika Selatan yang menggunakan sirsak untuk mengobati parasit atau infeksi virus, depresi, rematik, arthritis, obat penenang, sakit perut, hipertensi, demam dan beberapa penyakit lainnya.

Yang digunakan pun tidak hanya daunnya, tapi juga kulit kayu, buah, akar, dan bagian dari pohon lainnya untuk obat tradisional mereka. Sekalipun demikian, bahan aktif yang paling banyak diburu adalah daunnya, yang merupakan sumber terbesar dari acetegonins annonaceae berada.


Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Purdue University dari California menghasilkan bahwa zat acetogenins dapat menghambat pertumbuhan sel kanker resisten pada obat kemoterapi. Pada penelitian lainnya tentang anonacia, menyebutkan efeknya sebagai antikanker.

Namun hasil ini masih perlu penelitian lebih lanjut karena baru diterapkan pada hewan dan belum diketahui efeknya “positif”-nya jika diterapkan pada manusia. Penelitian pun lebih difokuskan pada senyawa aktif pada tananam tersebut, yakni annonaceae acetogenins dan bukan pada tanaman sirsak secara umum.

Cancer Research UK menyebutkan bahwa secara keseluruhan, tidak ada bukti bahwa tanaman sirsak ini dapat bekerja sebagai obat anti kanker.

Pada sebuah studi disebutkan bahwa ekstrak sirsak dapat membunuh beberapa jenis sel kanker pada hati dan payudara yang resisten terhadap obat kemoterapi tertentu. Namun kini belum ada penelitian yang diterapkan kepada tubuh manusia secara umum.

Dengan demikian, tanaman sirsak belum dapat dipastikan bekerja sebagai obat antikanker. Bahkan yang dikhawatirkan dari penggunaan sirsak adalah bagaimana sebenarnya pengaruh tanaman sirsak tersebut bagi tubuh manusia.

Beberapa peneliti khawatir dengan bahan kimia tertentu yang terdapat di dalam tanaman ini yang dapat menyebabkan perubahan saraf dan gangguan gerakan ketika ia dikonsumsi dalam jumlah yang besar.

Perubahan saraf tersebut memiliki gejala yang mirip dengan penyakit Parkinson. Penelitan pun telah menemukan bahwa beberapa zat pada tanaman sirsak dapat menyebabkan kerusakan saraf. Dan berita buruknya, zat ini dapat masuk ke dalam otak lewat aliran darah.

Pada studi lainnya juga menunjukkan bahwa orang-orang Karibia yang sering mengkonsumsi tanaman sirsak cenderung mengalami perubahan tertentu pada saraf mereka dan menyebabkan seringnya mereka berhalusinasi.

Tapi tenang, hal ini jangan membuat Anda takut atau khawatir untuk mengkonsumsi sirsak. Efek samping seperti ini hanya terjadi jika Anda mengkonsumsinya dapat jumlah yang sangat banyak dan berlangsung dalam waktu yang lama.

Jika Anda mengkonsumsinya dalam kadar normal, menurut para ahli tidak akan menjadi masalah. Bahkan buah sirsak memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti serat, protein, vitamin C, kalium, magnesium, fosfor, gula alami, sodium, asam amino dan lain sebagainya.

Sebagaimana yang saya kutip dari situs Cancer VG, sirsak berguna sebagai obat antiparasit, antipiretik (mengurangi demam) dan diare. Batang, daun, dan akarnya juga dikatakan dapat digunakan sebagai obat penenang, hipotensi, anti diabetes dan antipasmodic.

Konsumsi terhadapnya pun sangat dianjurkan dalam bentuk alaminya, yakni mengkonsumsi buahnya langsung untuk memperkecil adanya efek samping yang tidak diinginkan. Bukan seperti yang orang-orang bilang dengan mengkonsumsi daunnya karena “katanya” daun sirsak obat kanker.

Dan untuk mengonsumsinya sebagai obat alternatif, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Itulah tadi pembahasan singkat mengenai daun sirsak untuk kanker. Kesimpulan daun sirsak untuk kanker adalah masih perlu dilakukan penelitian ulang terhadap efektifitasnya dalam mengobati kanker. Semoga bermanfaat…

(sumber gambar artikel daun sirsak untuk kanker : key-to-health.blogspot.com)

Tentang Ismiy Retno

Yang Ini Jangan Sampai Lewat

Obat Herbal Kista dengan Keladi Tikus

Obat Herbal Kista dengan Keladi Tikus

Bagi kaum perempuan, memiliki keturunan adalah sebuah dambaan sekaligus kebanggaan. Namun apa jadinya jika sesuatu …

Daun Sirsak Untuk Kanker : Manjur atau Opini Belaka?


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daun Sirsak Untuk Kanker : Manjur atau Opini Belaka?